Boedi Oetomo (Budi Utomo) disebut-sebut sebagai organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah. Maka, tanggal berdirinya Boedi Oetomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Tanggal 20 Mei 1908 merupakan hari berdirinya Boedi Oetomo (BO) di Batavia atau Jakarta.Nyoman Dekker dalam Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia (1993: 19), menyebutkan bahwa Dokter Wahidin Soedirohoesodo adalah orang yang mula-mula dengan giat menyebarkan cita-cita pendirian organisasi. Raden Ongko Prodjosoedirdjo, Mochammad Saleh, dan Raden Mas Goembrek. Dalam perjalanannya, banyak tokoh nasional yang bergabung dengan BO, seperti Soewardi Soerjaningrat (Ki Hajar Dewantara), Tjipto Mangoenkoesomo, Tirto Adhi Soerjo, Pangeran Noto Dirodjo, Raden Adipati Tirtokoesoemo, dan seterusnya Boedi Oetomo punya peran penting dalam mengawali era pergerakan nasional sebelum kemunculan beberapa organisasi lainnya seperti Indische Partij (IP), Sarekat Islam (SI), dan lain-lain. Riwayat Boedi Oetomo berakhir pada 1935 setelah perhimpunan ini melebur ke dalam Partai Indonesia Raya (Parindra) di bawah pimpinan Soetomo.Raden Ongko Prodjosoedirdjo, Mochammad Saleh, dan Raden Mas Goembrek. Dalam perjalanannya, banyak tokoh nasional yang bergabung dengan BO, seperti Soewardi Soerjaningrat (Ki Hajar Dewantara), Tjipto Mangoenkoesomo, Tirto Adhi SBoedi Oetomo menggelar kongres pertamanya di Yogyakarta pada Oktober 1908. Pada kesempatan tersebut, dipilih Raden Adipati Tirtokoesoemo sebagai ketua umum dan Wahidin Soedirohoesodo sebagai wakil ketua. Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertama itu adalah adalah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat. Fokus pergerakan Boedi Oetomo adalah dalam bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.oerjo, Pangeran N

Komentar

Postingan populer dari blog ini