Implementasi Nilai dan Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika (KELAS VIII)Nilai dan semangat Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika adalah kemampuan para pemuda menyatukan berbagai perbedaan dalam memperjuangkan satu tujuan yakni kemerdekaan bangsa Indonesia.
Implementasi nilai dan semangat Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, antara lain:
1. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia dari semua golongan harus bersatu dalam berjuang demi kemajuan bangsa Indonesia
2. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia harus menjadikan kemajemukan adat dan budaya bukan sebagai perbedaan tetapi sebagai potensi untuk kemajuan bersama.
3. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia menjadikan Pancasila yang didalamnya mengadung persatuan Indonesia sebagai dasar Negara dan tidak pernah berkehendak untuk merubahnya.
4. Bangga menjadi sebagai bangsa Indonesia yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan susah payah dengan kegiatan yang positif.
5. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia harus mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi maupun kepentingan golongan.
6. Pemuda dan seluruh rakyat Indonesia harus meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama, minimal diawali dari diri kita sendiri untuk belajar peduli pada sikap dan prilaku kita pada orang tua, saudara dan lingkungan sekitar.
Tentu masih banyak contoh Implementasi nilai dan semangat Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Silahkan kamu gali! Nilai dan semangat Sumpah Pemuda dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika tersebut harus dijadikan pedoman dalam kebangkitan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa. Khususnya bagi pelajar yang merupakan pemuda dan generasi penerus bangsa, berkewajiban mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif antara lain dengan giat belajar, taat aturan, toleran dalam pergaulan serta menjungjung tinggi norma-norma kehidupan.
Selain itu, saat ini nilai dan semangat Sumpah Pemuda khususnya bagi pelajar juga harus mampu menanamkan sikap kemandirian untuk tidak tergantung pada situasi dan kondisi yang ada atau menunggu perhatian dari orang lain. Sehingga generasi muda yang akan datang akan selalu siap menghadapi segala perubahan dengan kreatifitas serta inovatif dalam memanfaatkan apa yang tersedia dengan maksimal untuk hasil yang optimal.
Masa perintis Masa perintis adalah masa mulai dirintis semangat kebangsaan melalui pembentukan organisasi-organisasi pergerakan. Masa ini ditandai dengan munculnya pergerakan Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908. Hari kelahiran Budi Utomo kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. b. Masa penegas Masa penegas merupakan masa ditegaskannya semangat kebangsaan Indonesia yang ditandai dengan adanya peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Peristiwa ini menegaskan perlu satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa yaitu Indonesia. c. Masa percobaan Melalui organisasi pergerakan, bangsa Indonesia mencoba meminta kemerdekaan dari Belanda. Organisasi-organisasi pergerakan yang tergabung dalam GAPI (Gabungan Politik Indonesia) tahun 1938 mengusulkan Indonesia Berparlemen. Tetapi, perjuangan menuntut Indonesia merdeka tersebut belum berhasil. d. Masa pendobrak Semangat dan gerakan nasionalisme Indonesia pada masa ini telah berhasil mendobrak belenggu penjajahan dan menghas...
Komentar
Posting Komentar